Rindu
Dalam
rintikan hujan di tengah tiupan angin berhembus,ku bersandar pada rapuhnya
rindu yang begitu menusuk kalbu.Tanpa kata dapat terucap dalam bibir tatap mata
yang tak bisa menembus tebalnya kabut ku berbisik pada Doa untuk seseorang yang
pernah berada dalam pelukan.
Musim demi musih telah
terlewati,hari demi hari telah berganti,waktu berlalu tanpa memberi
kenangan,aku…hanya bisa menuggu keajaiban dari sang Khaliq,berharap dan memohon
untuk menyampaikan salam rinduku lewat angin yang berhembus dalam nafasmu.
Untukmu kekasihku yang
pernah sedekat nadi…sungguh engkau masih yang terindah untukku,takkan pernah
ada mutiara secerah tatapan matamu,awan dilangit selembut sentuhanmu.
-enambelasduabelas-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar